Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Perkenalkan nama saya Muhammad Fahri Maulana, saya berkuliah
di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan mengambil progam studi Teknik
Informatika dan jika ingin mengetahui lebih tentang universitas saya silahkan
akses link berikut: umsida.ac.id dan fst.umsida.ac.id
Disini saya akan menjelaskan tentang Jaringan Komputer. Dari
praktikum Jaringan Komputer ini saya mendapat ilmu yang banyak dan hampir
semuanya bermanfaat, dari yang awalnya tidak bisa menjadi bisa. Sekarang saya
akan memberikan rangkuman tentang apa yang sudah saya dapatkan pada Praktikum
Jaringan Komputer.
POKOK BAHASAN 1
DASAR FIREWALL (FILTER, NAT, MANGLE)
Tembok api atau
dinding api adalah suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas
jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas
jaringan yang dianggap tidak aman.
Tembok-api
digunakan untuk membatasi atau mengontrol akses terhadap siapa saja yang
memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar.
Filter
Sub-menu: /ip
firewall penyaring
Firewall
mengimplementasikan packet filtering dan dengan demikian menyediakan fungsi
keamanan yang digunakan untuk mengatur arus data, dari dan melaui router.
NAT
Network Address
Translation adalah standar Internet yang memungkinkan host pada jaringan area
lokal untuk menggunakan satu set alamat IP untuk komunikasi internal dan satu
set alamat IP untuk komunikasi eksternal.
Ada dua jenis NAT
:
o Sumber NAT atau srcnat. Jenis NAT dilakukan pada paket yang berasal dari
jaringan natted.
o Tujuan NAT atau dstnat. Jenis NAT dilakukan pada paket yang ditujukan ke
jaringan natted.
Mangle
Mangle adalah
semacam ‘penanda’ yang menandai paket untuk proses selanjutnya dengan tanda
khusus. Banyak fasilitas lain di RouterOS menggunakan tanda ini, misalnya pohon
antrian, NAT, routing.
MEMBUAT
FIREWALL UNTUK MEMBLOCK AKSES INTERNET DARI 1 IP ADDRESS CLIENT.
1. Buat New Firewall Rules, pada Option “GENERAL”,
pilih Chain : “FORWARD”
2. Lalu kita pilih / isi Source Address dengan IP Address
dari Client yang akan kita Block. Misalnya Client dengan IP : 192.168.1.10
3. Out Interface kita isi dengan interface : Ether2
4. Selanjutnya pada Option “ACTION”, kita pilih :
“DROP”
5. Jadi Firewall ini berarti : “Jika ada Client
dengan IP : 192.168.1.10 yang akan mengakses internet dengan OUTGOING melalui
Interface Ether2, maka koneksi ini akan di DROP oleh Mikrotik
MEMBUAT
FIREWALL UNTUK MEMBLOCK AKSES INTERNET DARI SEKELOMPOK IP ADDRESS CLIENT
1. Pertama kita buat lebih dulu sejumlah IP Address
pada menu Firewall à Address List. Misalnya kita berikan nama “CLIENT
NO INTERNET”
2. Buatlah sejumlah daftar IP Address Client dari LAN
kita yang akan di block akses internetnya
3. Selanjutnya
kita buat sebuah New Firewall Rules, pada Option “GENERAL”, pilih Chain :
“FORWARD”
4. Out Interface kita isikan dengan interface :
Ether2
5. Selanjutnya pada menu “ADVANCED”, isikan pada menu
“ Source Address List” dari pada Daftar Address List yang telah kita buat untuk
memblokir akses internetnya. Kita pilih nama: “CLIENT NO INTERNET”
6. Selanjutnya pada Option “ACTION”, kita pilih :
“DROP”
7. Jadi Firewall ini berarti : “jika ada Client dengan IP Address yang
terdaftar pada “CLIENT NO INTERNET” yang akan mengakses ineternet dengan
OUTGOING melalui Interface Ether2, maka koneksi ini akan di DROP oleh Mikrotik
8. Untuk
menggunakan masquerading, rule source NAT dengan action ‘masquerade’ harus
ditambahkan pada konfigurasi firewall bias menggunakan terminal dengan perintah: /ip
firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
9. Setting mikrotik supaya seimbang antara browsing
dan game
Jalankan Winbox
dan buka “New Terminal” ketik perintah berikut :
Ping Untuk
Game :
ip firewall
mangle add chain=game action=mark-connection new-connection-mark=Game
passthrough=yes protocol=tcp dst-address=203.89.146.0/23 dst-port=39190
comment=”Point Blank”
ip firewall
mangle add chain=game action=mark-connection new-connection-mark=Game
passthrough=yes protocol=udp dst-address=203.89.146.0/23 dst-port=40000-40010
ip firewall
mangle add chain=game action=mark-packet new-packet-mark=Game_pkt
passthrough=no connection-mark=Game
ip firewall
mangle add chain=prerouting action=jump jump-target=game
queue type add
name=”Game” kind=pcq pcq-rate=0 pcq-limit=50
pcq-classifier=src-address,dst-address,src-port,dst-port pcq-total-limit=2000
queue tree add
name=”Game” parent=global-total packet-mark=Game_pkt limit-at=0 queue=Game
priority=1 max-limit=0 burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s
Ping Untuk
Browsing :
ip firewall
mangle add chain=forward action=mark-connection new-connection-mark=http
passthrough=yes protocol=tcp in-interface=ether1 out-interface=ether2
packet-mark=!Game_pkt connection-bytes=0-262146 comment=”BROWSE”
ip firewall
mangle add chain=forward action=mark-packet new-packet-mark=http_pkt
passthrough=no protocol=tcp connection-mark=http
queue type add
name=”Http” kind=pcq pcq-rate=1700k pcq-limit=50 pcq-classifier=dst-address
pcq-total-limit=2000
queue tree add
name=”Main_Browse” parent=local limit-at=0 priority=8 max-limit=512k
burst-threshold=0 burst-time=0s
queue tree add
name=”Browse” parent=Main_Browse packet-mark=http_pkt limit-at=0
queue tree add
name=”Http” priority=8 max-limit=1700k burst-limit=0 burst-threshold=0
burst-time=0s
POKOK BAHASAN 2
BRIDGE DAN
ROUTING
Bridge
Ethernet seperti
jaringan ( Ethernet , Ethernet over IP , IEEE802.11 di ap - bridge atau modus
jembatan , WDS , VLAN ) dapat dihubungkan bersama-sama menggunakan MAC jembatan
. Fitur jembatan memungkinkan interkoneksi host terhubung untuk memisahkan LAN (
menggunakan EoIP , jaringan didistribusikan secara geografis dapat dijembatani
juga jika jenis interkoneksi jaringan IP ada antara mereka) seolah-olah mereka
melekat pada satu LAN.
Jaringan loop
mungkin muncul ( sengaja atau tidak ) dalam topologi kompleks. Tanpa perlakuan
khusus, loop akan mencegah jaringan dari berfungsi normal, karena mereka akan
menyebabkan longsoran - seperti paket perkalian. Setiap jembatan menjalankan
algoritma yang menghitung berapa loop dapat dicegah.
Routing
RIB ( Routing
Information Base ) berisi informasi routing yang lengkap, termasuk rute statis
dan kebijakan aturan routing dikonfigurasi oleh pengguna, informasi routing
belajar dari protokol routing, informasi tentang jaringan yang terhubung. RIB
digunakan untuk menyaring informasi routing, menghitung rute terbaik untuk
setiap awalan tujuan, membangun dan memperbarui Forwarding Information Base dan
untuk mendistribusikan rute antara protokol routing yang berbeda.
Secara default
keputusan forwarding hanya didasarkan pada nilai alamat tujuan .
Semua rute secara
default disimpan dalam tabel routing utama.
Rute dapat
diberikan ke tabel routing tertentu dengan menetapkan properti routing tanda
mereka dengan nama tabel routing lain.
Setiap tabel
routing hanya dapat memiliki satu rute aktif untuk setiap nilai dst - alamat IP
prefix .
Route dengan dst
-address 0.0.0.0 / 0 berlaku untuk setiap alamat tujuan . Rute tersebut disebut
rute default . Jika tabel routing berisi rute default aktif, maka tabel routing
lookup dalam tabel ini tidak akan pernah gagal.
POKOK BAHASAN 3
TUNEL, VPN
& PROXY
PPTP
PPTP terowongan
yang aman untuk mengangkut lalu lintas IP menggunakan PPP . Tujuan protokol ini
adalah untuk membuat koneksi yang aman dikelola dengan baik antara router serta
antara router dan klien PPTP ( klien tersedia untuk dan / atau termasuk dalam hampir
semua OS termasuk Windows ) .
L2TP
L2TP adalah
protokol terowongan aman untuk mengangkut lalu lintas IP menggunakan PPP. L2TP
merangkum PPP dalam garis virtual yang berjalan di atas IP, Frame Relay dan
protokol lainnya ( yang saat ini tidak didukung oleh MikroTik RouterOS ).
Tujuan protokol ini adalah untuk memungkinkan Layer 2 dan PPP endpoint untuk
berada di perangkat yang berbeda dihubungkan oleh jaringan packet-switched.
Web Proxy
MikroTik RouterOS
melakukan proxy HTTP dan HTTP -proxy ( untuk FTP, HTTP dan HTTPS protokol )
permintaan. Proxy server melakukan fungsi Internet Cache objek dengan menyimpan
objek Internet yang diminta, yaitu, data yang tersedia melalui HTTP dan FTP
protokol pada sistem diposisikan dekat dengan penerima dalam bentuk mempercepat
browsing pelanggan dengan memberikan mereka meminta salinan file dari proxy
cache pada jaringan lokal kecepatan. MikroTik RouterOS mengimplementasikan
fitur server proxy berikut :
1. Regular HTTP Proxy - pelanggan ( sendiri )
menentukan apa server proxy untuk dia
2. Transparan Proxy - pelanggan tidak tahu tentang
proxy yang diaktifkan dan ada tidak memerlukan konfigurasi tambahan untuk web
browser client.
3. Daftar akses dengan metode sumber, tujuan , dan
URL yang diminta ( HTTP firewall )
4. Daftar Cache akses untuk menentukan objek ke
cache, dan yang tidak.
5. Direct Access List - untuk menentukan sumber daya
harus diakses secara langsung, dan yang - melalui server proxy lain
6. Logging fasilitas - memungkinkan untuk mendapatkan
dan menyimpan informasi tentang operasi proksi
7. Induk dukungan proxy - memungkinkan untuk
menentukan server proxy lain, ( ' jika mereka tidak memiliki objek yang diminta
meminta orang tua mereka, atau ke server asli.
Setting VPN
Mikrotik
Langkah-langkah
Setting VPN Mikrotik:
1. Konfigurasi PPP -> PPTP SERVER.
2. Buat New Interface PPTP Server. Klik OK.
3. Berikutnya buat IP Pool yang akan digunakan untuk
mengalokasikan sejumlah IP bagi VPN Client per-user yang nantinya akan
terkoneksikan ke Mikrotik VPN Server. Selain dengan IP Pool, juga bisa
mendelegasikan IP Address satu per satu per-user. Tapi jika jumlah VPN
Client-nya banyak, maka cara ini yang paling tepat untuk dilakukan. Caranya :
Klik menu IP –> POOL.
4. Kemudian buat sebuah Profile dengan nama VPN, pada
menu PPP > Profile. Local Address adalah IP Address yang digunakan sebagai
VPN Gateway oleh Mikrotik (yaitu IP Address Mikrotik LAN). Remote Address
adalah IP Address yang akan diberikan kepada masing-masing VPN Client. IP
Address inilah yang dikenali dan berkomunikasi dengan PC yang lain.
5. Selanjutnya klik PPTP SERVER. Option inilah yang menentukan
apakah Fitur PPTP SERVER berfungsi atau tidak di Mikrotik. Aktifkan / centang
tanda “ENABLE” lalu pilih Default Profile yang telah dibuat pada langkah
keempat.
6. Langkah selanjutnya adalah membuat User VPN pada
tab SECRET. Setting Username, Password, Service: PPTP dan Profile VPN
7. Setting koneksi VPN Client di PC /Laptop :
a) Setup a new connection atau network untuk VPN.
Klik START > Control Panel > Network and Internet
b) Klik Set up a connection or network
c) Pilih dan klik Connect to Workplace
d) Internet Address: masukkan dengan ip public, lalu Next
e) Masukkan user dan password yang telah kita buat
sebelumnya di mikrotik. Connect
Setting Proxy
1. Masuk ke menu IP --> Web
Proxy pada Winbox
2. Untuk mengaktifkan Web Proxy centang tombol
"Enabled"
3. Isikan port yang akan digunakan oleh Proxy. Isikan
saja port 8080
4. Cache Administrator bisa anda ganti dengan email
anda sendiri selaku Admin nya
5. Max.
Cache Size menentukan berapa besar alokasi memori untuk menyimpan cache proxy
nya. Silakan anda isikan sesuai kebutuhan atau bisa saja pilih unlimited.
6. Centang opsi Cache On Disk agar penyimpanan dilakukan pada harddisk
Mikrotik bukannya RAM. Karena biasanya harddisk Mikrotik lebih basar daripada
RAM nya.
7. Klik Apply --> OK
POKOK BAHASAN 4
HOTSPOT, DHCP,
QUEUE
HOTSPOT
Hotspot adalah
cara untuk mengotorisasi pengguna untuk mengakses beberapa sumber daya
jaringan, tetapi tidak menyediakan enkripsi lalu lintas.
System Hotspot
ditargetkan untuk menyediakan otentikasi dalam jaringan local (untuk pengguna
jaringan local untuk mengakses Internet), tetapi mungkin juga akan digunakan
untuk mengotorisasi akses dari jaringan luar untuk mengakses sumber daya local
(seperti gateway otentikasi untuk dunia luar untuk mengakses jaringan Anda).
DHCP
DHCP (Dynamic
Host Configuration Protocol) diperlukan untuk distribusi mudah alamat IP dalam
jaringan.
QUEUE
Antrian digunakan
untuk membatasi dan memprioritaskan lalu lintas. Implementasi antrian di
Mikrotik RouterOS didasarkan pada Hierarchical Token Bucket (HTB). HTB
memungkinkan untuk membuat struktur hirarkis antrian dan menentukan hubungan
antara antrian.
Di RouterOS,
struktur hirarkis dapat dipasang pada 4 empat yang berbeda :
1. Global in : mewakili semua interface masukan
secara umum (antrian Ingress).
2. Global out : mewakili semua output interface pada
umumnya (antrian egres).
3. Global total : mewakili semua input dan output
interface bersama-sama (dengan kata lain itu adalah agregasi global –in dan
global –out).
4. Interface name : merupakan satu antarmuka keluar
tertentu.
Ada dua cara yang
berbeda cara mengkonfigurasi antrian di RouterOS :
1. Queue
menu sederhana – dirancang untuk memudahkan konfigurasi sederhana, tugas
sehari-hari antrian.
2. Antrian pohon menu – untuk melaksanakan tugas antrian canggih (seperti
kebijakan prioritas global, kelompok pengguna keterbatasan).
Konfigurasi
dasar Hotspot mikrotik sebagai Gateway Server.
1. Masuk ke IP > Hotspot. Klik Hotspot Setup untuk
setting hotspot.
2. Masukkan interface yang akan di jadikan Hotspot.
3. Secara otomatis IP interface yang kita pilih untuk
dijadikan hotspot akan diberi IP 192.168.1.4/24.
4. Selanjutnya keluar tampilan ip pool atau jumlah IP
yang bisa digunkan oleh hotspot client.
5. Untuk sertifikat pilih none
6. Untuk SMPT biarkan saja, selanjutnya klik NEXT
7. Kemudian DNS servernya anda isikan sesuaikan
dengan DNS Provider anda
8. Untuk DNS name boleh diisi nama dan nim misal
reza154
9. Tes Hotspot dengan mengunjungi alamat web dengan
browser.
DHCP
1. Masuk ke IP > DHCP Server
2. Klik DHCP Setup
3. Pilih interface yang akan diberi IP DHCP
4. Selanjutnya ikuti perintah sampai setting DHCP
Complete
Membatasi
internet per komputer
1. Masuk ke Queue
2. Tambahkan Simple Queue
3. Beri nama Queue dengan nama anda & nim (3digit
4. Isi target address dengan alamat IP komputer yang
ingin dibatasi (IP Komputer Anda)
5. Ubah berapa max Limit yang bisa digunakan komputer
tersebut untuk melakukan download / upload
POKOK BAHASAN 5
KOMUNIKASI
ANTAR ROUTER & KONEKSI ISP
Tahapan:
1. Prepaire Install Hardware
2. Koneksi RB melalui winbox dari komputer
3. Setting IP di RB pertama & kedua
4. Uji koneksi dari computer client ke RB pertama
& kedua
5. Konfigurasi routes di RB pertama & kedua
6. Uji koneksi antar RB pertama & kedua
7. Setting ISP disalah satu RB pertama atau kedua
8. Uji koneksi internet di semua client
Pada pokok bahasan ini, menjelaskan tentang komunikasi antar
dua router yang saling terhubung, dan terhubung ke ISP. tentang bagaimana cara
terhubungnya antar client dari masing masing router. baik antara client to
client maupun isp to client.
POKOK BAHASAN 6
KOMUNIKASI
ANTAR ROUTER, KONEKSI ISP & RADIO
Tahapan:
1. Prepaire Install Hardware
2. Koneksi RB melalui winbox dari komputer
3. Setting RB 1 (pemancar)
4. Setting Accesspoint Pemancar (antena)
5. Setting Antena Penerima
6. Setting RB 2 (Penerima)
pada pokok bahasan ini, banyak sedikit ada kemiripan dengan
pokok bahasan 5. hanya saja disini ditambah beberapa perangkat router.
PENUTUP
Sekian rangkuman yang bisa saya ambil dari praktikum
Jaringan Komputer, semoga ini bermanfaat bagi kita semua dan bila ada
salah-salah kata di dalam blog yang saya tulis, saya meminta maaf yang sebesar
– besarnya. Sekian dan terima kasih.
Akhirul kalam,
Subhaanaka Allaahumma wabihamdika asyhadu an laa-ilaaha
illaa Anta astaghfiruka wa-atuubu ilaik. Wallahul muwaffiq ila aqwamithaaryq,
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Source :
Modul Sistem Operasi
https://umsida.ac.id/
https://fst.umsida.ac.id/